Thursday, September 14, 2017

Apa sih risiko nya kelebihan berat badan ?

1. Gangguan Pernafasan dan asma

Hal yang biasanya dialami penderita obesitas adalah sulit bernafas atau nafas nya cenderung pendek. ini disebabkan adanya lemak yang ada pada dada dan leher yang membuatnya susah untuk mengambil atau mengeluarkan udara untuk bernafas. 

Orang yang obesitas dan kelebihan berat badan juga lebih mungkin mengalami gangguan pernapasan seperti asma. Bahkan pasien asma yang obesitas mengalami kesulitan merespon obat untuk mengatasi asma. Hal ini berarti obesitas dapat mengurangi efektivitas pengobatan asma.

2. Masalah kulit 

Kelebihan berat badan memicu masalah pada kulit yang dikarenakan karena beberapa faktor salah satunya yaitu perubahan hormon. selain perubahan hormon, melebarnya kulit karena kegemukan akan membuat kulit memiliki garis garis putih halus. Lipatan lemak pada tubuh membuat jamur atau bakteri bisa tumbuh subur sehingga bisa menimbulkan infeksi kulit. 

3. Sering mendengkur

Kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan gangguan pada saat tidur yaitu seringnya mendengkur. sering nya mendengkur ini disebabkan karena jaringan lemak pada tubuh berkontribusi untuk menyebabkan mendengkur. 

4. Nyeri pada lutut

Penderita obesitas terkadang merasa nyeri pada lutut mereka, ini disebabkan karena ketika kita kelebihan berat badan , lutut menopang beban atau tekanan yang berat pula sehingga bisa menyebabkan nyeri pada lutut.

5. Hipertensi 

Risiko serius yang bisa dialami para penderita obesitas adalah hipertensi atau meningkatnya tekanan darah. Hipertensi dapat merusak jantung, pembuluh darah, ginjal dan bagian tubuh lain. Risiko stroke dan komplikasi tekanan darah tinggi juga meningkat pada orang yang kegemukan.

6. Diabetes

Penderita obesitas juga bisa terkena diabetes. diabetes adalah keadaan dimana tubuh tidak bisa mengatur kadar Gula dalam darah dengan baik , sehingga kadar Gula darah dapat menjadi sangat Tinggi. Diabetes dapat meningkatkan resiko penyakit Ginjal, Kebutaan, dan Penyakit jantung.

7. Kolesterol 

Penderita obesitas bisa terkena kolesterol akibat mengkomsumsi lemak jenuh berlebihan , dapat meningkatkan kadar Low density lipoprotein atau Lemak jahat dalam darah, yang berakibat menyumbat pembuluh darah.

8. Jantung koroner

Penderita obesitas berisiko memiliki penakit jantung koroner yang disebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung , karena kadar Lemak jahat meningkat dan menyumbat pembuluh dara yang dekat dengan Jantung.

9. Mudah capek

penderita obesitas sering merasa lelah karena metabolisme tubuh tidak berjalan normal karena nutrisi yang ada tidak tersalurkan dengan baik. Kondisi mudah lelah disebabkan juga karena penyakit tertentu.

10. Batu Empedu

Lemak yang menumpuk di perut dapat meningkatkan risiko batu empedu, bahkan pada anak-anak. Bahkan orang muda yang sangat gemuk memiliki risiko berkembangnya batu empedu hingga 6 kali lipat, sedangkan orang-orang yang cukup gemuk memiliki risiko hingga 4 kali lipat.

11. Masalah kesehatan gigi dan mulut

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang obesitas lebih mungkin mengalami masalah kesehatan oral dibanding orang dengan berat badan normal. Pasien kerusakan gigi dan penyakit periodontal yang obesitas cenderung membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih lama.

12. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

PCOS adalah penyebab infertilitas atau kemandulan yang paling umum pada wanita. Hal ini disebabkan oleh resistensi insulin dan peradangan tingkat rendah, yang keduanya merupakan faktor obesitas.

13. Infertilitas pria


Bukan hanya wanita saja yang kesulitan mendapatkan kehamilan karena kelebihan berat badan. Pria yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan pria dengan BMI yang ideal.


14. Stroke

Penderita obesitas mengalami stroke ketika terjadi penyumbatan pembuluh darah di otak sehingga mengakibatkan sistem saraf seluruh tubuh menjadi rusak.

15. Berbagai jenis kanker

National Cancer Institute mencatat bahwa obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker seperti pankreas, usus besar, endometrium, ginjal, tiroid, dan kanker kandung empedu. Persentase kasus kanker yang terkait obesitas bervariasi untuk berbagai jenis kanker yang berbeda tetapi pada kanker endometrium, risiko meningkat hingga 40 persen.


Sudah tau kan bahaya dan risiko kelebihan berat badan ? Yuk mulai mengurangi berat badan dengan menjaga pola makan yang sehat, mengatur nutrisi tubuh dan nggak lupa olahraga atau work out.

0 comments:

Post a Comment

Herbalife Shake

ads

Profil Owner



Halo Semua, Perkenalkan saya lely, Saya distributor resmi herbalife indonesia di jakarta. Saya mengajak anda semua yang ingin hidup sehat, menurunkan berat badan, atau pun naik berat badan bergabung bersama saya.

Saya pribadi berhasil menurunkan berat badan saya lebih dari 15 KG dengan nutrisi herbalife.

Bagaimana saya bisa turun berat badan sampai 15 KG akan saya bagikan melalui website ini pula, anda juga bisa tanya langsung ke saya bagaimana caranya di Whatsapp : 08573208003 atau di account resmi line kami @NSU3201Z.

Testimoni Herbalife









Disclaimer : Hasil Tiap Individu bervariasi Testimoni lain bisa di buka di link berikut :Testimoni

Followers

Hubungi Kami

Popular Posts